![]() |
Pabrik semen TCC Saitama Jepang |
Jakarta.Internationalmedia.id.- Perusahaan Semen TCC Saitama Jepang telah menyatakan ketertarikannya untuk melakukan investasi di Indonesia karena terkesan dengan teknologi pengolahaan semen yang terintegrasi dengan Pembangkit Tenaga Listrik sehingga menciptakan ‘circular economy’ dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Untuk menindaklanjutinya, dibuka kantor Perwakilan
TCC di Indonesia per Agustus 2020 guna
mendukung rencana investasi di Indonesia dan dapat mendorong kerja sama
penerapan teknologi zero waste pada pabrik semen di Indonesia”, demikian
ditegaskan KUAI KBRI Tokyo dalam kunjungan ke pabrik TCC ketika mengunjungi
pabrik TCC tersebut..
Kunjungan ke Pabrik TCC adalah untuk meninjau
teknologi pengolahan semen dan penerapan teknologi zero waste. TCC sendiri
merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak 1881 dan telah beroperasi secara
global, dengan fokus pada produksi semen, sumber daya mineral dan bisnis
terkait lingkungan.
Peninjauan tersebut juga dilakukan untuk
menindaklanjuti berbagai kerja sama industri, KUAI KBRI Tokyo didampingi Atase
Perindustrian dan Pelaksana Fungsi Ekonomi telah melakukan kunjungan ke pabrik
semen Taiheiyo Cement Corporation (TCC) dan pertemuan dengan Pemerintah
Prefektur Saitama.
Disebutkan, TCC juga telah bermitra dengan
perusahaan Indonesia PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) yang merupakan
subsidiary dari PT. Semen Indonesia. Perusahaan Semen TCC telah menyatakan
ketertarikannya untuk melakukan investasi di Indonesia.
KUAI juga melakukan pertemuan dengan wakil dari
Pemerintah Prefektur Saitama guna menindaklanjuti kerja sama ketenagakerjaan
dengan Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan pemagang dan tenaga kerja
terampil (specified skilled workers) asal Indonesia untuk bekerja pada berbagai
industri di Saitama.
Pemerintah Saitama kembali menyampaikan harapan agar
Pemerintah Indonesia dapat mendorong lebih banyak tenaga kerja Indonesia untuk
bekerja pada berbagai industri di Saitama. “Perusahaan di Saitama siap menerima
lulusan pendidikan dan pelatihan Indonesia untuk dapat bekerja di Saitama”,
demikian yang disampaikan oleh Mr. Hideo Nissato, Deputy Executive Director,
Dinas Tenaga Kerja dan Industri Pemerintah Prefektur Saitama.
Merespon harapan tersebut, KUAI menegaskan kembali
komitmen KBRI Tokyo untuk fasilitasi peningkatan kerja sama di berbagai bidang
dengan Pemerintah Saitama. Dalam kaitan itu, KUAI mengharapkan agar Pemerintah
Saitama dapat menyampaikan secara mendetail sektor industri yang membutuhkan
peningkatan tenaga kerja.
Prefektur Saitama merupakan GDP No. 5 terbesar di
Jepang yang memiliki. Beberapa industri utama di Saitama diantaranya adalah:
industri otomotif dan komponennya; industri kosmetik dan farmasi (terbaik di
Jepang), dan industri makanan dan minuman (terbesar keempat di Jepang).(marpa)